Kedungpring, 12 September 2026 — Rangkaian kegiatan Pendadaran SMK Muhammadiyah 7 Kedungpring resmi berakhir hari ini setelah dilaksanakan selama enam hari, mulai 7 hingga 12 September 2026. Kegiatan ini diikuti oleh murid kelas X dan XI dari seluruh jurusan sebagai bagian dari upaya sekolah dalam membentuk generasi yang disiplin, tangguh, bertanggung jawab, kompak, dan memiliki karakter positif.
Pada hari terakhir, kegiatan diawali dengan motivasi dan materi pembentukan karakter yang disampaikan oleh Ipda Purnomo, Kanit Binpolmas Polres Lamongan, yang dikenal dengan sapaan Pak Purnomo Belajar Baik.
Melalui sesi motivasi tersebut, murid diajak untuk memahami pentingnya karakter dalam kehidupan. Kedisiplinan, tanggung jawab, sikap positif, semangat belajar, menghargai orang lain, serta kemauan untuk terus memperbaiki diri menjadi pesan penting yang disampaikan kepada seluruh murid.
Sesi motivasi tersebut menjadi penguatan setelah murid mengikuti rangkaian Pendadaran selama lima hari sebelumnya. Berbagai pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat menjadi bekal untuk membangun kebiasaan positif, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Tasyakuran PHBN dan Makan Tumpeng Bersama
Setelah sesi motivasi, kegiatan dilanjutkan dengan makan tumpeng bersama dalam rangka tasyakuran PHBN (Peringatan Hari Besar Nasional).
Makan tumpeng bersama menjadi momentum untuk mengungkapkan rasa syukur sekaligus mempererat tali kebersamaan seluruh keluarga besar SMK Muhammadiyah 7 Kedungpring.
Suasana kekeluargaan dan kebersamaan semakin terasa ketika murid, guru, dan seluruh peserta menikmati tumpeng bersama. Kegiatan sederhana tersebut menjadi simbol rasa syukur sekaligus bentuk kebersamaan setelah seluruh rangkaian Pendadaran berhasil dilaksanakan.
Koreo dan Bernyanyi Bersama
Suasana penutupan semakin meriah dengan dilanjutkan acara koreo dan bernyanyi bersama dipimpin oleh pelatih Taruna dari Tuban.
Murid menunjukkan antusiasme dan kekompakan dalam mengikuti koreografi serta menyanyikan lagu bersama. Kegiatan tersebut menghadirkan suasana penuh semangat dan kegembiraan setelah selama beberapa hari murid menjalani berbagai pembinaan, pelatihan, dan kegiatan pembentukan karakter.
Koreo dan bernyanyi bersama juga menjadi bentuk apresiasi sekaligus momen kebersamaan bagi murid setelah menyelesaikan seluruh rangkaian Pendadaran.
Ditutup oleh Kepala Sekolah
Rangkaian kegiatan kemudian secara resmi ditutup oleh Kepala SMK Muhammadiyah 7 Kedungpring, Totok Suhariono, S.Pd., M.M.
Dalam penutupan tersebut, kepala sekolah memberikan apresiasi kepada seluruh murid kelas X dan XI atas semangat, kedisiplinan, dan partisipasi selama mengikuti kegiatan Pendadaran.
Kepala sekolah juga menekankan bahwa berakhirnya kegiatan Pendadaran bukan berarti berakhir pula proses pembentukan karakter. Nilai-nilai yang telah diperoleh selama enam hari diharapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, kemandirian, ketangguhan, dan semangat belajar diharapkan menjadi bagian dari karakter murid SMK Muhammadiyah 7 Kedungpring.
Enam hari perjalanan Pendadaran akhirnya ditutup dengan penuh kebersamaan, motivasi, rasa syukur, dan kegembiraan. Mulai dari pembinaan bersama Danramil Kedungpring selama tiga hari pertama, pelatihan bersama taruna selama dua hari berikutnya, hingga motivasi pembentukan karakter bersama Pak Purnomo Belajar Baik pada hari terakhir, seluruh rangkaian memberikan pengalaman berharga bagi murid kelas X dan XI.
Pendadaran telah selesai, tetapi proses membentuk karakter tidak pernah berhenti.
Semoga seluruh pengalaman selama enam hari menjadi bekal bagi murid SMK Muhammadiyah 7 Kedungpring untuk tumbuh menjadi generasi yang disiplin, tangguh, berkarakter, berkompeten, dan siap menghadapi masa depan.

)
comment 0 comments
more_vert